Progres Capai 76%, Kodim 0313/KPR Gesa Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Penghubung Desa

Progres Capai 76%, Kodim 0313/KPR Gesa Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Penghubung Desa

?KAMPAR – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap II yang berlokasi di Desa Batu Gajah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga Sabtu (28/03/2026), progres pengerjaan infrastruktur yang didanai oleh Mabesad ini telah mencapai angka 76%.

?Jembatan ini dirancang sebagai urat nadi baru yang menghubungkan Desa Batu Gajah dengan Desa Kusau Makmur. Dengan bentang jembatan sepanjang 75 meter di atas sungai selebar 60 meter, kehadiran jembatan ini diproyeksikan akan memberikan manfaat langsung bagi 1.121 jiwa (500 KK) di kedua desa tersebut.

?Detail Perkembangan Konstruksi

?Berdasarkan laporan lapangan tim pelaksana konstruksi Kodim 0313/KPR, sejumlah item pekerjaan utama telah rampung 100%, di antaranya ?Pemasangan bowplang dan penyiapan pondasi,?Pembersihan lahan untuk distribusi material,?Pembuatan pondasi abutmen, garpu, dan anchor.

?Bentangan seling jembatan.

?Sementara itu, pengerjaan pengelasan gapura telah mencapai 95%, dan pemasangan plang identitas serta pengecatan berada di angka 21%. Fokus pengerjaan selanjutnya akan diarahkan pada pemasangan papan, ram kawat, dan plang anjuran keselamatan.

?Tantangan Medan dan Semangat Prajurit? Meski progres berjalan positif, tim di lapangan menghadapi tantangan geografis yang cukup berat. Jarak tempuh antara Desa Batu Gajah dan Desa Kusau Makmur mencapai 100 KM dengan waktu tempuh hingga 3 jam, yang kerap memicu keterlambatan distribusi material.

?Dandim 0313/KPR melalui tim teknis melaporkan bahwa keterbatasan akses listrik di lokasi pembangunan dan kebutuhan akan tenaga ahli tambahan menjadi catatan penting.

Saat ini, sebanyak 10 personel TNI berjibaku melangsir material secara manual (dipikul) ke titik seberang sungai demi memastikan pembangunan tidak terhenti.

?Komitmen TNI AD untuk Rakyat Proyek senilai Rp 450.325.000,- ini merupakan bukti nyata komitmen TNI AD dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Sungai di lokasi tersebut memiliki kedalaman hingga 7 meter dan rawan luapan air setinggi 2 meter saat banjir, sehingga keberadaan jembatan gantung ini menjadi kebutuhan mendesak bagi mobilitas warga.

?"Prajurit di lapangan terus bekerja meski cuaca sering mendung. Target kita adalah jembatan ini segera fungsional sehingga akses ekonomi dan sosial warga tidak lagi terhambat oleh aliran sungai," tulis laporan resmi Kodim 0313/KPR.

 

 

Sumber : Pendim 0313/Kpr

Editor : Ank